25 September, 2024

Skrip untuk menginstal dan mengonfigurasi V2Ray

 Berikut adalah langkah-langkah dan contoh skrip untuk menginstal dan mengonfigurasi V2Ray di server Anda. Untuk menghindari masalah, pastikan Anda memiliki akses root atau menggunakan sudo di server Anda.


Langkah 1: Menginstal V2Ray


Berikut adalah skrip untuk menginstal V2Ray di server berbasis Debian/Ubuntu:


 

#!/bin/bash


# Update dan upgrade sistem

apt update && apt upgrade -y


# Install wget dan curl jika belum diinstal

apt install -y wget curl


# Download dan install V2Ray

bash <(curl -s -L https://raw.githubusercontent.com/v2fly/fhs-install-v2ray/master/install.sh)


# Memastikan V2Ray berjalan

systemctl enable v2ray

systemctl start v2ray


echo "V2Ray telah diinstal!"

 


Langkah 2: Mengonfigurasi V2Ray


Setelah V2Ray diinstal, Anda perlu mengonfigurasinya. Berikut adalah contoh konfigurasi sederhana untuk file  /etc/v2ray/config.json :


 

{

  "outbounds": [{

    "protocol": "vmess",

    "settings": {

      "vnext": [{

        "address": "YOUR_SERVER_IP", // Ganti dengan IP server Anda

        "port": 10086, // Port yang Anda inginkan

        "users": [{

          "id": "YOUR_UUID", // Ganti dengan UUID yang Anda buat

          "alterId": 64

        }]

      }]

    }

  }],

  "inbounds": [{

    "port": 1080, // Port lokal

    "protocol": "socks",

    "settings": {

      "auth": "noauth",

      "udp": true,

      "ip": "127.0.0.1"

    }

  }],

  "outbounds": [{

    "protocol": "freedom",

    "settings": {}

  }],

  "routing": {

    "rules": [{

      "type": "field",

      "ip": ["geo:cn"],

      "outbound": "blocked"

    }]

  }

}

 


Langkah 3: Menghasilkan UUID


Anda perlu menghasilkan UUID untuk digunakan di konfigurasi. Jalankan perintah berikut untuk menghasilkan UUID baru:


 

sudo apt install uuidgen

uuidgen

 


Salin UUID yang dihasilkan dan ganti bagian  "id": "YOUR_UUID"  di file  config.json  dengan UUID yang Anda buat.


Langkah 4: Menghidupkan kembali V2Ray


Setelah mengonfigurasi file  config.json , restart layanan V2Ray untuk menerapkan perubahan:


 

systemctl restart v2ray

 


Langkah 5: Verifikasi V2Ray


Anda dapat memeriksa status V2Ray dengan perintah:


 

systemctl status v2ray

 


Jika semuanya berjalan dengan baik, Anda sekarang telah berhasil menginstal dan mengonfigurasi V2Ray di server Anda!


Catatan:


Pastikan Anda membuka port yang digunakan (contohnya port 1080 untuk SOCKS dan port 10086 untuk VMess) di firewall, jika Anda menggunakan firewall seperti UFW atau iptables.

Anda dapat menyesuaikan pengaturan dan parameter lainnya sesuai kebutuhan Anda.

25 September, 2023

19 Agustus, 2021

Ciri-ciri eMMC mulai rusak

 Gejala-gejala IC EMMC Smartphone android lemah atau penurunan performa

1. Gagal WIPE atau Factory Reset di Android

Ketika melakukan factory reset melalui data recovery menu selalu mengalami kegagalan recovery atau mungkin berhasil , tapi tetap saja tidak dapat berhasil terformat dengan baik.

2. Kegagalan Flashing

Smartphone andro kamu selalu gagal di Flashing meskipun cara dan bahan yang digunakan sudah benar tanpa ada kesalahan sedikitpun. Hal ini dikarenakan IC EMMC-nya mengalami kelemahan atu penurunan performa.

3. Kegagalan Upgrade

Pada dasarnya ada 2 media di dalam Emmc yakni Nand Flash dan Controller Nand Flash saat akan melakukan proses Upgrade berarti tugas kalian adalah menulis dan menghapus semua data yang terdapat pada partisi OS yang ada pada IC Flash dan di Controller langsung ke dalam Emmc tersebut, jika salah satunya ada yang mengalami kerusakan, maka proses penulisan ROM ke dalam Nand flashkemungkinan akan gagal dilakukan, dan begitupun sebaliknya.

4. Install Software selalu Gagal

Selalu gagal dalam install software atau aplikasi Ini kemungkinan besar disebabkan oleh IC EMMC yang error atau semakin melemah atau bahkan mungkin rusak yang mengakibatkan EMMC error writeakibat dari Nand Flash yang tidak dapat di tulis ulang oleh Controlleryang tergabung di EMMC.

5. Sering ada Pop-up notifikasi “sayangnya aplikasi terhenti

Log seperti ini biasanya di akibatkan oleh controller pada EMMC yang lemah atau mungkin sudah rusak sehingga tidak dapat menjalankan sebuah aplikasi dengan semestinya, dan menandakan bahwa perlu adanya tindaklanjut untuk minta ganti EMMC baru.

6. Sering Hang atau Reboot

Gejala hang dan rebooti sendiri, padahal ponsel smartphone android kalian saat ini hanya menggunakan OS bawaan (official) yang berarti bad lock dalam arti media penyimpanan pada OS sudah tidak bekerja dengan baik dan maksimal.

Ok demikian gejala kerusakan awal pada IC EMMC smartphone android kamu, apabila kejadian diatas terjadi pada smartphone kamu, alangkah baiknya segera mengambil tindakan untuk diperbaiki atau disservice ke teknisi ahli di bidangnya. Bagi kamu yang susah mencari teknisi handal untuk perbaikan yang satu ini, coba kepoin teknisi professional di URGENT.ID. Kamu bisa konsultasi semua masalah kerusakan, tips merawat sampai cek kerusakan secara Cuma-Cuma gratis tanpa di pungut biaya. Semoga Bermanfaat !

Sumber :

https://www.urgent.id/

https://arahmatharh.blogspot.co.id/2017/03/7-tanda-ic-emmc-android-lemah-rusak-dan.html/

31 Agustus, 2019

Hukum Berwudhu Sebelum Mandi Wajib

Hukum Berwudhu Sebelum Mandi Wajib

Mandi besar atau mandi wajib adalah mandi atau menuangkan air ke seluruh badan dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadast besar. Hal itu adalah pengertian dalam aturan islam. Syarat sah mandi wajib sebagai pembeda mandi biasa dengan mandi wajib perbedaannya terletak pada niatnya.
Rukun mandi wajib
Untuk dapat melakukan mandi wajib, maka ada beberapa hal yang harus dikerjakan karena merupakan rukun (pokok), diantaranya adalah:
  • Mengguyur air keseluruh badan.
  • Mengguyur kepala tiga kali, kemudian guyur bagian tubuh yang lain.
Dengan seseorang memenuhi rukun mandi di atas, maka mandinya dianggap sudah sah, dengan disertai niat untuk mandi wajib. Jika seseorang mandi di pancuran (shower) dan air mengenai seluruh tubuhnya, maka mandinya sudah dianggap sah. Kemudian untuk berkumur kumur, memasukkan air dalam hidung dan menggosok gosok badan adalah perkara yang disunnahkan menurut mayoritas ulama.
Tata Cara Mandi Wajib dan hal yang membatalkan mandi wajib
Tata cara mandi wajib itu sendiri ada beberapa hal yang disunnahkan yaitu ketika seorang muslim melakukannya, maka akan membuat mandi wajib tadi lebih sempurna. Yang menjadi dalil dari bahasan ini adalah dua dalil yaitu hadist dari Aisyah dan hadist dari Maimunah yang merupakan istri dari Rasulullah SAW.
  1. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.
  2. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.
  3. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah atau dengan menggunakan sabun.
  4. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak salat.
  5. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut.
  6. Memulai mencuci kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri.
  7. Menyela-nyela rambut.
  8. Mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.
Niat Mandi Wajib sesuai cara mandi wajib yaitu :
  1. Jika mandi wajib disebabkan junub mimpi basah, keluar mani, senggama maka niat mandi wajibnya adalah bismillahi rahmani rahim nawaitul ghusla liraf’il hadastil akbar minal janabati fardlon lillahi ta’ala artinya dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadast besar dari jinabah, fardlu karena Allah ta’ala.
  2. Jika mandi wajibnya disebabkan karena haid maka niat mandi wajibnya adalah bismillahi rahmani rahim nawaitul ghusla liraf’il hadastil akbar minal haidi fardlon lillahi ta’ala artinya dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadast besar dari haidl, fardlu karena Allah ta’ala.
  3. Jika mandi wajibnya disebabab karena nifas, maka niyat mandi wajibnya adalah bismillahi rahmani rahim nawaitu ghusla liraf’il hadastil akbar minan nifasi fardlon lillahi ta’ala artinya dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadast besar dari nifas, fardlu karena Allah ta’ala.
Hukum Berwudhu Sebelum Mandi Wajib
Dari penjelasan singkat mengenai mandi wajib yang telah disebutkan, dijelaskan bahwa salah satu tata caranya ialah disertai dengan berwudhu, nah, bagaimana hukumnya? apakah sah jika mandi wajib dilakukan dengan melewatkan atau melupakan wudhu?
1. Pendapat Imam Syafi’i
Al Hafidz Ibnu Hajar menukil perkataan Imam Syafi’i tentang cara mandi besar dalam islam dalam al-Umm” (1/56, Daarul Ma’rifah) : “Allah mewajibkan mandi secara mutlak dan tidak menyebutkan sedikitpun sesuatu untuk memulainya, jika seorang yang mandi telah mandi, maka hal itu telah mencukupi –wallahu A’lam-, bagaimanapun cara ia mandi.
Demikian juga tidak ada waktu lama air tersebut yang digunakan untuk mandi, melainkan cukup untuk mencuci seluruh badannya”. Maka dari pernyataan Imam Syafi’i tersebut, beliau berpendapat bahwa wudhu sebelum mandi adalah hukumnya sunnah saja, bukan wajib. Imam Ibnu Bathool dalam “Syarah Bukhori” : “para ulama telah bersepakat atas sunnahnya wudhu sebelum mandi”.
2. Berdasarkan Hadist Aisyah
Adapun wudhu setelah mandi dan cara mandi bagi wanita yang benar, maka Aisyah rodhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa : “adalah Rasulullah sholallahu alaihi wa salam tidak berwudhu setelah mandi” (HR. Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah dan selainnya, dishahihkan oleh Imam Al Albani).
3. Pendapat Ulama
  • Abul Bakhtari mengatakan :
“bahwa Ali rodhiyallahu anhu berwudhu setelah mandi” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan selainnya). Imam Ibnu Bathool mengatakan bahwa riwayat ini mursal (terputus sanadnya) karena Abul Bakthtariy tidak pernah mendengar Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu anhu. Seandainya ini tsabit dari Ali rodhiyallahu anhu kemungkinan hal ini beliau lakukan karena batal wudhunya, setelah selesai mandi.
  • Saalim bin Abdullah bin Umar pernah berkata :
 “Bapakku mandi, lalu ia berwudhu, maka aku bertanya kepadanya : ‘bukankah mencukupimu untuk mandi, apakah wudhu lebih sempurna dari mandi?’, maka Ibnu Umar rodhiyallahu anhu menjawab : “wudhu apa yang lebih sempurna dari mandi junub?, namun aku terbayang bahwa telah keluar sesuatu dari kemaluanku, maka aku merabanya, sehingga aku berwudhu kerena hal tersebut” (HR. Abdur Rozaq dengan sanad shahih).
Jadi wudhu yang dilakukan oleh Ibnu Umar rodhiyallahu anhu adalah karena telah terjadi sesuatu yang membatalkan wudhu setelah selesai mandi. Memang Nabi sholallahu alaihi wa salam pernah mengakhirkan mencuci kakinya setelah mandi junub, sebagaimana yang diriwayatkan oleh istri Beliau sholallahu alaihi wa salam, Maimunah rodhiyallahu anha, kata beliau :
“lalu beliau berwudhu untuk sholat, kecuali kedua kakinya, kemudian Beliau sholallahu alaihi wa salam mengguyurkan air keseluruh badannya, lalu mengeringkan diri baru mencuci kedua kakinya” (muttafaqun ‘Alaih). Para sahabat mengingkari orang yang berwudhu setelah mandi, sebagaimana dinukil dari Alqomah bahwa beliau berkata :
“disebutkan kepada Ibnu Umar rodhiyallahu anhu seorang wanita yang berwudhu setelah mandi, maka Beliau rodhiyallahu anhu berkata : “sekiranya ia istriku, niscaya ia tidak akan melakukan hal tersebut, wudhu apa yang lebih umum dari mandi” (HR. Abdur Rozaq dengan sanad shahih).
  • Abu Sufyan Tholhah bin Naafi’ berkata :
“Jaabir bin Abdullah rodhiyallahu anhu pernah ditanya tentang mandi junub, apakah ada wudhu setelah mandi?’, maka Beliau sholallahu alaihi wa salam bersabda : “tidak ada, kecuali ia berkehendak mencukupinya mandi saja” (HR. Abdur Rozaq dengan sanad hasan).
  • Yahya bin Sa’id :
“Sa’id ibnul Musayyib ditanya tentang wudhu setelah mandi, maka Beliau menjawab : “tidak ada, namun ia mencuci kedua kakinya saja” (HR. Abdur Rozaq dengan sanad shahih).
  • Imam Ibnu Utsaimin
jika seorang junub lalu mandi, maka hal terebut mencukupinya dari berwudhu, karena Allah berfirman : “jika kalian junub, maka bersucilah”. Maka tidak wajib mengulangi wudhu setelah mandi, kecuali jika terjadi sesuatu yang membatalkan wudhunya, setelah mandi maka ia wajib berwudhu. Adapun jika tidak terjadi apa-apa, maka mandi janabahnya mencukupi dari wudhu, sama saja apakah sebelum mandi ia berwudhu atau tidak, namun yang perlu dijadikan catatan, pada saat ia mandi berkumur-kumur dan menghirup air ke hidung, karena ini adalah keharusan dalam wudhu dan mandi”.
  • Imam Bukhori
 “Haddatsanaa  Abdullah bin Yusuf ia berkata, akhbaronaa Maalik dari Hisyaam bin ‘Urwah dari Bapaknya dari ‘Aisyah rodhiyallahu anha istri Nabi sholallahu alaihi wa salam bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam jika mandi janabah, Beliau memulainya dengan kedua tangannya, lalu berwudhu sebagaimana wudhu untuk sholat, lalu memasukkan jari-jarinya kedalam air, kemudian menyela-nyela dasar rambutnya, kemudian mengguyurkan air diatas kepalanya sebanyak 3 kali dengan kedua telapak tangannya, lalu mengguyurkan air keseluruh kulitnya”.
  • Shahih Muslim no. 316
“Haddatsanaa  Muhammad bin Yusuf ia berkata, haddatsanaa Sufyaan dari Al A’masy dari Saalim bin Abil Ja’di dari Kuroib dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu dari Maimuunah istri Nabi sholallahu alaihi wa salam beliau berkata : “Rasulullah sholallahu alaihi wa salam berwudhu dengan wudhu untuk sholat, selain kedua kakinya. Lalu Beliau mencuci kemaluannya dan bagian yang terkena mani, lalu Beliau mengguyurkan air keseluruh tubuhnya, lalu Beliau mencuci kedua kakinya. Ini adalah (sifat) mandi janabah Rasulullah sholallahu alaihi wa salam”.
  • Shahih Muslim no. 317
“jika orang yang mandi junub tidak berwudhu sebelum mandi, namun hanya mengguyurkan air keseluruh tubuh, kedua tangan dan seluruh badannya, lalu menyempurnakan mandinya tersebut, maka ia telah dianggap menunaikannya, jika memang ia meniatkan dan memaksudkan mandinya untuk janabah,
karena Allah Subhanahu wa Ta’alaa hanyalah mewajibkan orang yang junub untuk mandi, tanpa berwudhu, sebagaimana firman-Nya : “(jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi” (QS. An Nisaa’ : 43) dan Firman-Nya : “dan jika kamu junub maka mandilah” (QS. Al Maidah : 6).
Nah, dari berbagai sumber syariat tersebut dapat disimpulkan bahwa hukum berwudhu sebelum mandi wajib hendaknya dilakukan agar dapat menjalankan sesuai tata cara yang benar dan mandi wajib yang dilakukan benar benar sempurna. Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga bermanfaat untuk menambah wawasan islami Anda, sampai jumpa di artikel berikutnya, terima kasih.